Pasuruan

DLH Pastikan Penanganan Tumpukan Sampah di Sidogiri–Ngempit Segera Dilakukan

Teks: Kepala dinas DLH Kabupaten Pasuruan Mohammad Nur Kholis Kepada Wartawan( Natmed.id /Sahal )

Pasuruan, Natmed.id – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan Nur Kholis memastikan pihaknya segera membersihkan tumpukan sampah di Jalan Sidogiri–Ngempit setelah menerima laporan masyarakat.

Ia mengatakan laporan tersebut telah ditindaklanjuti dengan menyiapkan petugas kebersihan untuk melakukan pembersihan di lokasi. Penanganan dilakukan sebagai respons atas keluhan warga terkait kondisi lingkungan di sepanjang ruas jalan tersebut.

“Kami sudah menerima informasi itu dan segera menurunkan tim untuk membersihkan area yang dimaksud,” kata Nur Kholis di Kantor DLH Kabupaten Pasuruan saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat 13 Febuari 2026.

Menurutnya, penanganan difokuskan pada pengangkutan sampah yang menumpuk serta pemulihan kondisi lingkungan agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat dan pengguna jalan. DLH juga melakukan koordinasi internal untuk mempercepat proses penanganan di lapangan.

Ia menegaskan persoalan sampah memerlukan peran aktif semua pihak, termasuk masyarakat. Pemerintah daerah, kata dia, terus mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara bersama.

“Kami mengimbau masyarakat tidak membuang sampah sembarangan, karena kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu warga sekitar mengatakan tumpukan sampah di kawasan tersebut sering muncul kembali meskipun telah dibersihkan. Ia berharap ada langkah lanjutan agar kondisi serupa tidak terulang.

“Kalau bisa ada pengawasan rutin atau tanda larangan supaya tidak ada lagi yang membuang sampah di sana,” kata warga yang ditemui di sekitar lokasi.

Ia menilai keberadaan pengawasan dapat membantu menjaga kebersihan jalan dan mencegah penumpukan sampah baru. Selain itu, warga juga mengharapkan adanya edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah.

DLH Kabupaten Pasuruan menyatakan pembersihan menjadi langkah awal penanganan sebelum dilakukan upaya lanjutan, termasuk pengawasan dan sosialisasi. Pemerintah daerah berharap kerja sama masyarakat dapat mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan tertib.

Related posts

Balita Asal Purutrejo Ditemukan Tak Bernyawa di Pesisir Panggungrejo oleh Nelayan

Sahal

Tiga Inovasi Asal Pasuruan Tembus Nominasi Terbaik Inotek Award Jawa Timur

Sahal

Arjosari Jadi Desa Digital, Pelayanan Publik Berbasis Teknologi

Sahal

Leave a Comment