Samarinda, Natmed.id — Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (DP2KUKM) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Ali Wardana menjelaskan tingginya harga beras di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) tidak dapat dilepaskan dari faktor alam dan keterbatasan infrastruktur distribusi.
Menurut Ali, kondisi geografis Mahulu yang masih bergantung pada jalur sungai membuat distribusi barang kebutuhan pokok sangat dipengaruhi oleh kondisi alam. Saat debit air terlalu tinggi maupun terlalu rendah, distribusi melalui sungai menjadi terhambat.
“Kalau air pasang ekstrem atau surut, distribusi tidak bisa berjalan normal,” jelasnya saat diwawancarai, Senin 9 Februari 2026.
Alternatif distribusi melalui jalur darat juga memiliki tantangan tersendiri. Medan yang berat dan berisiko membuat kapasitas angkut kendaraan berkurang drastis, sehingga biaya logistik meningkat.
Ali menegaskan, terkait harga beras yang ditemukan hingga mencapai Rp1 juta per karung ukuran 25 kilogram tidak terjadi secara merata di seluruh wilayah Mahulu. Harga tersebut hanya ditemukan di daerah tertentu dengan akses distribusi paling sulit.
“Harga beras Rp1 juta per karung tidak terjadi di seluruh Mahulu, hanya di wilayah dengan akses distribusi sulit,” tegas Ali.
Secara umum, harga beras di Mahulu masih berada di kisaran Rp500 ribuan per karung, yang menurutnya masih tergolong normal jika mempertimbangkan jarak dan biaya transportasi dari daerah pemasok.
“Perlu dipahami, harga di sana tidak bisa disamakan dengan daerah perkotaan karena ada ongkos distribusi tambahan,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa kondisi tersebut tidak boleh dilihat secara sepihak tanpa memahami konteks wilayah. Pemerintah, kata dia, terus berupaya menjaga ketersediaan pasokan melalui solusi jangka pendek seperti operasi pasar dan subsidi distribusi, sembari mendorong solusi jangka panjang.
Solusi jangka panjang yang dimaksud meliputi peningkatan infrastruktur darat, pembangunan fasilitas pergudangan, serta penguatan jalur distribusi agar tidak terlalu bergantung pada kondisi alam.
