Pendidikan

Polnes Samarinda Tegaskan Distribusi Gratispol Aman, Mahasiswa Dipastikan Terlayani

Teks: Wakil Direktur IV Bidang Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Polnes Said Keliwar (Natmed.id/Sukri)

Samarinda, Natmed.id — Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) memastikan implementasi program Pendidikan Gratispol dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) berjalan dengan baik di lingkungan kampus.

Wakil Direktur IV Bidang Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Polnes Said Keliwar menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak ditemukan hambatan berarti dalam proses penyalurannya.

Ia menyebutkan kendala yang sempat muncul lebih disebabkan oleh keputusan sebagian mahasiswa yang menunda proses pendaftaran. Hal tersebut dilakukan karena mereka masih menunggu hasil seleksi Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, guna menghindari kemungkinan menerima bantuan ganda.

“Secara umum tidak ada persoalan. Beberapa mahasiswa memilih menunggu kepastian KIP. Setelah dipastikan tidak lolos, tetap kami ajukan ke program Gratispol,” ungkap Said kepada awak media saat mengikuti arahan Ketua Ketua TP2G Kaltim, Senin, 2 Februari 2026.

Said menambahkan, sejauh ini pihak kampus belum menerima pengaduan resmi dari mahasiswa terkait pelaksanaan GratisPol. Untuk mengantisipasi potensi kendala, Polnes juga telah membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus yang siap melayani dan membantu mahasiswa.

“Kami sudah siapkan Satgas. Jika ada kendala, mahasiswa bisa langsung menyampaikan, selama dikomunikasikan tentu bisa dicarikan solusi,” ujarnya.

Di sisi lain, anggota Tim Satgas Gratispol Polnes, Muhammad Ramadhani memaparkan bahwa hingga awal Februari 2026, Program Gratispol di Polnes telah menjangkau sekitar 1.684 mahasiswa baru dari total 2.185 mahasiswa baru yang tercatat. Sementara itu, data mahasiswa aktif telah dirampungkan dan siap diproses ke dalam sistem.

Ramadhani menjelaskan bahwa mahasiswa yang menjadi prioritas penerima adalah mereka yang tidak sedang menerima bantuan pendidikan lain, memiliki KTP Kaltim dengan masa domisili lebih dari tiga tahun, berstatus aktif, serta tidak sedang mengambil cuti akademik.

“Saat ini kami masih melakukan pendataan dan verifikasi untuk mahasiswa aktif. Data sudah kami siapkan dan hari ini kembali kami input ke sistem,” jelasnya.

Related posts

Sekolah Prime, Inovasi Pendidikan Pasuruan Menuju Masa Depan Cemerlang

Sahal

Asli Ingatkan Kepada Pelajar untuk Cermat Memilih Sekolah SMA

Muhammad

Tuk Ki Tak Ki Tuk Gratispol dari Ruang Kritik Arus Bawah

Aminah

Leave a Comment