Samarinda

Kanwil HAM Kaltim Dukung Kebebasan Pers

Teks: Kakanwil Kementerian HAM Kaltim, Umi Laili (dok Natmed,id/Sukri)

Samarinda, Natmed.id – Kepala Kantor Wilayah Hak Asasi Manusia (HAM) Kalimantan Timur Umi Laili mendukung penuh peran pers dalam memuat hak asasi manusia menjelang seminar Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) ke-6 yang akan digelar pada 8 Februari 2026 di Horison Ultima Ratu, Serang, Banten.

“Sangat setuju dengan tema itu,” kata Umi Laili saat dihubungi, Minggu, 1 Februari 2026, Merujuk pada tema seminar Peran Pers Menopang Indonesia Emas Berbasis Penghormatan terhadap HAM.

Kanwil HAM Kaltim aktif melakukan penguatan agar pers dapat berperan lebih maksimal dalam memuat HAM, khususnya terkait kebebasan berekspresi, hak atas informasi, perlindungan kelompok rentan, dan penerapan etika pemberitaan yang berkeadilan serta tidak diskriminatif.

“Kanwil ikut berpartisipasi dalam pemantauan dan advokasi atas isu-isu yang berpotensi menghambat kebebasan pers. Kami menekankan bahwa kebebasan pers adalah bagian dari hak sipil dan politik yang dijamin konstitusi dan instrumen HAM,” ujar Umi Laili.

Seminar yang digelar JMSI kali ini akan menghadirkan sejumlah narasumber penting, termasuk Ahli Hukum Dewan Pers Hendrayana, Menteri Hak Asasi Manusia RI Natalius Pigai, dan dimoderatori oleh Kabid Jurnalisme Berkualitas JMSI, Dino Umahuk. Acara yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 8 Februari 2026, pukul 12.00–15.00 WIB.

Meski demikian, sebagian pengamat menilai tantangan nyata di lapangan masih signifikan. Keterbatasan akses informasi, intimidasi terhadap jurnalis, dan rendahnya pemahaman masyarakat terhadap HAM seringkali menjadi hambatan bagi pers untuk menjalankan fungsi pengawasan dan edukasi publik secara efektif.

Dalam konteks ini, peran Kanwil HAM di daerah, termasuk Kaltim, menjadi krusial untuk memastikan kebijakan dan advokasi benar-benar diimplementasikan, bukan hanya menjadi pernyataan formal menjelang seminar.

Umi Laili menekankan, keberadaan seminar dan dialog publik seperti ini penting untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, pers, dan lembaga HAM.

Dengan terselenggaranya HUT JMSI yang memasuki tahun keenam, seminar ini menjadi momentum penting untuk meninjau kembali peran media siber dalam membangun kesadaran HAM di masyarakat dan mendorong praktik jurnalistik yang beretika, transparan, serta akuntabel.

Related posts

Tiga Lokasi Baru Akan Jadi Kantor Pemenuhan Gizi di Samarinda

Aminah

Keluhan Makanan MBG Basi di SMA 13, SPPG Sungai Pinang Akui Ada Masalah Teknis

Aminah

Kopi Keliling Laris Saat Demo DPRD Kaltim, Ridho Raup Rp2 Juta Sehari

Aminah

Leave a Comment