Pasuruan, Natmed.id – Harga daging sapi, daging ayam dan telur ayam di pasar tradisional Kabupaten Pasuruan terpantau masih stabil dan berada di bawah harga acuan nasional menjelang Bulan Suci Ramadan 1446 Hijriah. Informasi ini berdasarkan hasil pemantauan lapangan, Sabtu 31 Januari 2026.
Pemantauan dilakukan di sejumlah pasar tradisional di wilayah Kecamatan Bangil, Pandaan dan Purwosari dengan menyasar pedagang daging sapi, daging ayam ras, serta telur ayam sebagai komoditas utama kebutuhan masyarakat.
Kepala Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Pasuruan Mukhamad Syaifi mengatakan pemantauan dilakukan untuk memastikan perkembangan harga dan ketersediaan produk peternakan menjelang meningkatnya konsumsi warga.
“Kegiatan ini rutin dilakukan setiap pekan untuk mengetahui kondisi riil harga di pasar tradisional, khususnya menjelang Ramadan,” ujar Syaifi di sela kegiatan monitoring.
Dari hasil pemantauan, harga daging sapi murni tercatat sekitar Rp120 ribu per kilogram, daging ayam Rp32 ribu per kilogram dan telur ayam Rp27 ribu per kilogram.
Syaifi menyebutkan, harga tersebut masih berada di bawah standar harga produk peternakan secara nasional dan belum menunjukkan tren kenaikan signifikan.
Sementara itu, pedagang daging ayam di Pasar Bangil, Sutikno, mengaku harga relatif stabil dalam dua pekan terakhir karena pasokan dari peternak masih lancar.
“Belum ada kenaikan, stok masih cukup,” katanya.
Hal serupa disampaikan Ahmad Dahlan, pedagang telur ayam di Pasar Pandaan. Menurutnya, permintaan mulai meningkat, namun belum memengaruhi harga jual.
“Biasanya mendekati puasa baru ramai, sekarang masih normal,” ujarnya.
Dengan kondisi harga dan pasokan yang masih terkendali, aktivitas transaksi di pasar tradisional Kabupaten Pasuruan diperkirakan tetap berjalan stabil dalam beberapa pekan ke depan hingga menjelang Ramadan.
