Samarinda, Natmed.id – Upaya merapatkan barisan alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Kalimantan Timur resmi dimulai. Dalam langkah konsolidasi organisasi ini, Imran Duse mendapat mandat untuk memimpin Keluarga Alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (KAUMY) Kaltim sebagai wadah pemersatu antarangkatan dan berbagai latar belakang profesi.
Kabar ini diungkapkan oleh Nidya Listiyono, salah satu alumni sekaligus calon pengurus KAUMY Kaltim, setelah menghadiri agenda silaturahmi di Samarinda pada Sabtu, 24 Januari 2026.
Ia menekankan bahwa pertemuan tersebut menjadi momentum krusial untuk mentransformasi hubungan alumni menjadi struktur yang lebih berdampak.
Nidya memaparkan bahwa populasi alumni UMY di Kaltim sebenarnya sangat besar dan tersebar di beragam sektor, seperti birokrasi, dunia usaha, hingga akademisi.
Sayangnya, selama ini potensi kolektif tersebut belum terintegrasi dalam satu sistem jejaring yang aktif.
“Alumni UMY di Kaltim ini banyak dan lintas angkatan. Sudah waktunya dihimpun dalam satu wadah yang lebih terorganisir supaya bisa saling menguatkan dan memberi kontribusi nyata,” ujar Nidya saat diwawancarai.
Direktur Utama PT Bara Kaltim Sejahtera (BKS) tersebut menambahkan, penunjukan Imran Duse didasari pada kapabilitasnya dalam merangkul keberagaman latar belakang alumni.
Menurutnya, figur pemimpin yang inklusif adalah syarat mutlak agar organisasi ini tidak sekadar menjadi simbol, melainkan mesin penggerak yang dinamis.
Selain penetapan ketua, pertemuan tersebut juga merumuskan beberapa rencana strategis, di antaranya validasi basis data alumni, inisiasi program sosial, serta peran nyata alumni dalam mendukung pembangunan di Kalimantan Timur.
Nidya melihat organisasi alumni sebagai jembatan penting yang menghubungkan sektor pendidikan dengan kebutuhan masyarakat luas.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh perwakilan alumni dari berbagai lini, mulai dari pimpinan pondok pesantren hingga kalangan akademisi.
Kehadiran tokoh-tokoh lintas sektor ini dipandang sebagai fondasi yang solid bagi pertumbuhan KAUMY Kaltim ke depan.
Nidya menegaskan bahwa penguatan struktur KAUMY Kaltim ini bukan sekadar agenda seremonial belaka.
Target utamanya adalah menciptakan ekosistem yang produktif guna menjawab berbagai tantangan sosial di daerah.
“Ini baru langkah awal. Ke depan, kita ingin KAUMY Kaltim benar-benar hidup dan dirasakan manfaatnya,” tutupnya.
