Pendidikan

Polnes Kukuhkan Dua Guru Besar Baru

Samarinda, Natmed.id – Politeknik Negeri Samarinda (Polnes) mengukuhkan dua Guru Besar baru sebagai puncak jabatan akademik untuk kontribusi nyata di lingkungan akademik dan masyarakat.

Teks: Sekretaris Senat Polnes Kusyanto

Sekretaris Senat Polnes Kusyanto menjelaskan bahwa pengukuhan ini merupakan bentuk legalitas de facto bagi seorang akademisi.

Meski salah satu guru besar mengikuti prosesi secara daring karena sedang mendampingi wisuda putranya di Australia, hal tersebut tidak mengurangi kekhidmatan acara.

Menurut Kusyanto, gelar profesor bukanlah akhir dari perjalanan seorang dosen, melainkan sebuah awal baru untuk memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat dan institusi.

“Guru Besar itu adalah puncak jabatan akademik, bukan puncak karier. Ini sebagai awalan bahwa yang bersangkutan bisa memberikan kontribusi yang lebih baik dan lebih banyak sesuai dengan kepakarannya,” ujar Kusyanto, usai acara.

Proses menuju Guru Besar tidaklah instan. Senat Akademik Polnes memegang peranan vital dalam memastikan setiap calon memenuhi standar Tri Dharma Perguruan Tinggi yang terdiri dari penelitian, pengabdian dan pengajaran.

Sebelum diajukan, setiap calon wajib melakukan presentasi kesiapan dan kelayakan di hadapan seluruh anggota senat.

Kusyanto menekankan bahwa senat memberikan dukungan melalui regulasi dan pertimbangan matang.

“Poinnya ada pada prestasi penelitian, pengabdian dan pengajaran. Senat memberikan pertimbangan serta memastikan yang bersangkutan memenuhi kelayakan melalui rapat senat terbuka,” tambahnya.

Dengan bertambahnya jumlah profesor di Polnes, diharapkan muncul efek domino positif bagi seluruh civitas akademika. Bagi para dosen, kehadiran guru besar baru diharapkan menjadi pemantik semangat untuk terus meningkatkan kapasitas diri.

“Mudah-mudahan (dosen lain) semakin berpacu, karena penghargaan negara terhadap seorang Guru Besar itu luar biasa,” ungkap Kusyanto.

Sementara itu, bagi mahasiswa, keberadaan Guru Besar di kelas diharapkan mampu meningkatkan kualitas pembelajaran.

Kusyanto berharap lulusan Polnes ke depannya akan semakin dipandang dan mampu memberikan warna signifikan di dunia kerja maupun dunia pendidikan nasional.

Related posts

DPRD Kota Samarinda Rampungkan Raperda Sekolah Aman Bencana

Aminah

Gelar Ujian Sekolah di Bontang, Satu Kelas Diisi 15 Siswa

natmed

Disdikbud Kaltim Sinkronisasi Jurusan di SMK dengan Pasar Kerja

Aminah

Leave a Comment