Kalimantan Timur

3.166 Jemaah Haji Kaltim Siap Berangkat, Samarinda Terbanyak Kutai Barat Paling Sedikit

Teks: Plt Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj dan Umrah Kaltim Mohlis Hasan Menyampaikan Seluruh Tahapan Pesiapan jemaah haji Kaltim 2026 Telah Berjalan Sesuai Rencana, Minggu,5/4/26. (Natmed.id/Aminah)

Samarinda, Natmed.id – Persiapan keberangkatan jemaah haji di Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2026 dipastikan telah memasuki tahap akhir. Sejumlah daerah melaporkan kesiapan administrasi, manasik, hingga kesehatan jemaah menjelang pemberangkatan ke Tanah Suci.

Plt Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji (Kemenhaj) dan Umrah Kaltim Mohlis Hasan menyebut seluruh kabupaten/kota telah menjalankan tahapan sesuai rencana yang ditetapkan.

“Berdasarkan data, kabupaten/kota sudah melakukan persiapan sesuai rencana, termasuk melengkapi dokumen-dokumen yang ditentukan dan pelaksanaan manasik sebelum keberangkatan,” ujarnya usai kegiatan pelepasan dan manasik haji terintegrasi di Gor Segiri Samarinda, Minggu 5 April 2026.

Ia menekankan bahwa kesiapan jemaah tidak hanya sebatas administratif, tetapi juga kondisi fisik yang harus dijaga sejak sebelum keberangkatan. Edukasi terus diberikan agar jemaah tetap sehat hingga tiba di Tanah Suci.

“Jemaah harus menjaga pola hidup sehat, banyak berkonsultasi dengan dokter keluarga. Kalau tidak sehat, tidak bisa berangkat,” tegasnya.

Dari data yang dihimpun, total jemaah haji asal Kalimantan Timur tahun ini mencapai 3.166 orang. Kota Samarinda menjadi penyumbang terbanyak dengan 1.024 jemaah, sementara Kutai Barat tercatat paling sedikit dengan empat jemaah.

Sementara itu, jumlah jemaah yang diberangkatkan melalui embarkasi mencapai 5.812 orang, yang terbagi dalam 17 kelompok terbang (kloter). Keberangkatan kloter pertama dijadwalkan pada 26 April 2026.

“Pemberangkatan dilakukan per kloter, total ada 17 kloter se-Kaltim. Kloter pertama berangkat tanggal 26 April,” jelas Mohlis.

Terkait kesiapan kesehatan, sebagian besar jemaah telah memenuhi syarat vaksinasi. Vaksin Covid-19 masih diberikan bagi jemaah yang belum pernah menerima sebelumnya, sementara vaksin flu juga telah direkomendasikan.

“Secara umum vaksinasi sudah siap. Yang menyusul itu vaksin Covid bagi yang belum pernah vaksin, dan vaksin flu juga direkomendasikan,” katanya.

Selain itu, jemaah juga diingatkan untuk mengatur aktivitas menjelang keberangkatan agar tidak kelelahan, termasuk membatasi kegiatan seremonial yang dapat mengganggu waktu istirahat.

“Jaga pola hidup sehat, jangan stres, dan jangan terbebani hal lain. Kalau ada selamatan, sebaiknya dilakukan jauh hari sebelum berangkat,” ujarnya.

Ia berharap seluruh jemaah dapat berangkat dalam kondisi sehat dan menjalankan ibadah haji dengan lancar.

Related posts

Gubernur Kaltim Menilai Revamping Sebagai Investasi Jangka Panjang

Sukri

Kaltim Rawan Narkoba, Pintu Masuknya di Wilayah Utara

natmed

Babe Benyamin Ikut Membangun Kesadaran Berbangsa

Febiana