Samarinda, Natmed.id – Mantan Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kalimantan Timur, Budi Widihartanto menegaskan pentingnya keberlanjutan program strategis yang telah dirintis BI bersama pemerintah daerah (Pemda) dan mitra terkait, meski ada pergantian kepemimpinan.
Menurutnya, berbagai kebijakan dan program yang telah berjalan diyakini tidak akan berhenti, melainkan dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat Kaltim.
“Saya yakin program yang sudah direncanakan dan dijalankan tidak akan berhenti. Apa yang sudah dilakukan sebelumnya justru bisa terus ditingkatkan,” ujar Budi kepada awak media, Senin, 26 Januari 2026.
Lebih lanjut, BI sudah kerjasama dengan berbagai pihak, termasuk Pemprov Kaltim, dalam pengembangan program serta penguatan Leone Signal melalui aplikasi Mandau Kaltim, dan ini sudah berjalan dengan baik.
“Pemanfaatan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI) menjadi langkah penting untuk meningkatkan efektivitas program ke depan,”ucapnya.
“Ke depan kita sudah menggunakan teknologi AI untuk Leone Signal. Ini bagian dari upaya menjaga kualitas dan keberlanjutan aplikasi yang telah dibangun,” lanjutnya.
Selain itu, ia mengapresiasi semangat kolaborasi masyarakat Kaltim yang dinilainya memiliki modal sosial kuat dalam mendukung pembangunan daerah.
“Orang-orang di Kalimantan ini enak, bisa berkesinambungan, berkolaborasi, dan punya semangat tinggi dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Ia sampaikan, capaian daerah berprestasi, Budi menyebutkan bahwa pemerintah daerah yang berhasil meraih penghargaan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) umumnya berpeluang memperoleh insentif daerah, yang diharapkan dapat memperkuat program pengendalian inflasi dan pembangunan ekonomi.
“Biasanya ada insentif bagi daerah yang memenangkan TPID berprestasi. Kita tunggu saja realisasinya,” ujarnya.
