Pasuruan, Natmed.id – Harapan ratusan warga berpenghasilan rendah di Kabupaten Pasuruan menguat pada awal 2026, seiring rencana perbaikan 125 rumah tidak layak huni (RTLH) oleh Pemkab Pasuruan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Program ini dibiayai APBD 2026 dan meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya yang hanya mencakup 49 rumah.
Kepala Dinas Perkim Kabupaten Pasuruan Eko Bagus Wicaksono menyebut bantuan diberikan sebagai stimulan agar warga dapat kembali menempati rumah yang aman dan layak.
“Alhamdulillah tahun ini ada 125 RTLH yang akan kita perbaiki,” kata Eko, Selasa 6 Januari 2026.
Setiap rumah menerima bantuan Rp20 juta untuk memperbaiki bagian paling mendesak, seperti atap, dinding, atau lantai. “Bantuan ini bersifat stimulus, jadi fokus pada kerusakan prioritas. Kalau masih kurang, bisa dibantu swadaya masyarakat,” ujarnya.
Di sisi lain, sejumlah calon penerima masih menunggu kepastian waktu pengerjaan. Menanggapi hal itu, Eko meminta warga bersabar karena proses administrasi masih berlangsung. “Ini masih awal tahun, yang penting masuk program 2026 dan nanti akan kami sampaikan kepada penerima,” ucapnya.
Pendataan dilakukan melalui verifikasi lapangan agar bantuan tepat sasaran. “Kami melihat langsung kondisi rumah dan latar belakang keluarga penerima, supaya program ini benar-benar memberi dampak,” jelasnya.
