• Beranda
  • NASIONAL
  • Daerah
    • Samarinda
    • Kalimantan Timur
  • POLITIK
  • Hukum
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
Natural Media
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Natural Media
No Result
View All Result

CSR Perusahaan Diminta Menyentuh Sandaran, Bukan Hanya Lingkar Tambang

natmed by natmed
5 Februari 2026
in Politik
0
Dana RT Rawan Disalahgunakan, DPRD Kaltim Minta Pemda Perkuat SOP

Teks: Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Syarifatul Sya’diah.

Samarinda, Natmed.id – Harga sembako di Kecamatan Sandaran, Kutai Timur terus melonjak karena akses infrastruktur yang terbatas. Distribusi logistik hanya bisa melalui jalur laut berbayar milik swasta, membuat kebutuhan dasar warga sulit terpenuhi.

Anggota Komisi III DPRD Kaltim dari Dapil VI Syarifatul Syadiah menyoroti kondisi ini dan mendorong pemerintah daerah berkolaborasi dengan pihak swasta, termasuk perusahaan besar seperti KPC untuk mempercepat pembangunan fasilitas dasar.

“Kebutuhan masyarakat di Sandaran harus tetap menjadi perhatian. Sekecil apa pun wilayahnya, warga berhak mendapat layanan telekomunikasi, listrik, pendidikan, dan kesehatan,” kata Syarifatul, Senin 1 Desember 2025.

Sebagai kecamatan terpencil dengan jumlah penduduk relatif sedikit, pembangunan di Sandaran memang membutuhkan anggaran besar dan waktu panjang. Namun, Syarifatul menegaskan keterbatasan dana APBD tidak boleh menghambat pelayanan dasar.

“Kalau hanya mengandalkan APBD Kutim, pembangunan bisa terhambat karena pendapatan daerah ikut turun akibat pemangkasan transfer pusat. Itu sebabnya kolaborasi dengan pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga perusahaan sangat penting,” ujarnya.

Legislator Partai Golkar ini menekankan peran CSR perusahaan tidak boleh terbatas di lingkar tambang saja. Wilayah terpencil seperti Sandaran juga membutuhkan perhatian, terutama untuk memperbaiki akses dan menurunkan harga bahan pokok.

“Perusahaan jangan hanya fokus CSR di lingkar tambang. Ada wilayah lain yang sangat membutuhkan seperti Sandaran. Dengan kolaborasi, masalah mahalnya sembako dan keterisolasian bisa diatasi,” tegasnya.

Syarifatul berharap isu Sandaran menjadi prioritas pembangunan agar ketimpangan antarwilayah di Kutai Timur tidak semakin lebar.

“Jangan sampai ada masyarakat yang tertinggal. Mereka juga bagian dari Bumi Etam dan berhak mendapat pelayanan setara,” pungkasnya.

Previous Post

Dana RT Rawan Disalahgunakan, DPRD Kaltim Minta Pemda Perkuat SOP

Next Post

Pemkab Probolinggo dan Kementan Pacu Ekspansi Tebu 2025

Next Post
Pemkab Probolinggo dan Kementan Pacu Ekspansi Tebu 2025

Pemkab Probolinggo dan Kementan Pacu Ekspansi Tebu 2025

Hot News

01

Andi Faizal: Remtal Cup Jadi Modal Bontang Bidik Juara POPDA 2027

02

Asah Kemandirian dan Kepemimpinan, Pramuka SDN 001 Sangatta Selatan Gelar Perkemahan LT-I

03

Sentuhan Warna dan Keceriaan, Anak-Anak Eksplorasi Batik dalam Workshop di Ascott Waterplace...

04

Buka SPANSA CUP 2026, Andi Faizal Dorong Atlet Muda

05

Suharno Ajak Pemuda Bontang Jadi Penggerak Perubahan

Berita Terbaru

  • Andi Faizal: Remtal Cup Jadi Modal Bontang Bidik Juara POPDA 2027
  • Asah Kemandirian dan Kepemimpinan, Pramuka SDN 001 Sangatta Selatan Gelar Perkemahan LT-I
  • Sentuhan Warna dan Keceriaan, Anak-Anak Eksplorasi Batik dalam Workshop di Ascott Waterplace Surabaya
  • Buka SPANSA CUP 2026, Andi Faizal Dorong Atlet Muda
  • Suharno Ajak Pemuda Bontang Jadi Penggerak Perubahan
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Perilaku Perusahaan
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.